Rabu, 20 Februari 2013


Merindumu ibu

Sosok itu seakan selalu terbayang dalam benakku
Hanya dia satu-satunya orang yang rela nyawa nya di pertaruhkan untukku
Hanya dia yang rela mengorbankannya untukku
Jerit payah yang ia lakukan hanya untukku dan untukku

Belayan tangannya yang selalu aku ingat dan aku rasakan
Cinta kasihnya yang saat ini membuatku tenang
Dia adalah ibuku, ibu yang aku dambakan selama ini
Akan tetapi aku belum merasa tenang

Sebeb ia telah pergi meninggalkan kenangan kita selamanya
Ibuku mungkin sudah berada di syurga sana
Ibuku sudah ada di tempat yang layak
Hanya air mata yang setia menemaniku disaat aku merindumu ibu

Ibu, seaandainya engkau masih hidup aku ingin membuatmu bahagia
Aku belum membalas sedikit pun jasa mu ibu
Ijinkan aku bertemu denganmu lagi di akhirat nanti
Untuk mengatakan aku sangat mencintaimu ibu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar